Penjajahan PBB terhadap Negara dunia ke-tiga

August 4, 2007 at 1:55 am 2 comments

Perserikatan Bangsa-Bangsa atau disingkat PBB atau United Nations atau disingkat UN adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, pengamanan internasional, lembaga ekonomi, dan perlindungan sosial.

Salah satu yang cukup controversial yaitu IMF (Intrenational Monetary Fund). IMF bersama Bank Dunia (World Bank) dilahirkan melalui pasal-pasal perjanjian (Articles of Agreement) yang dirumuskan dalam koferensi internasional di bidang moneter dan keuangan di Bretton Woods, New Hampshire, USA, 1-22 Juli 1944. Perjanjian yang melahirkan apa yang kemudian dikenal dengan Bretton Woods Sistem ini intinya mewajibkan seluruh negara penanda tangan perjanjian tersebut (awalnya 44 negara) untuk mengkaitkan nilai tukar mata uangnya (pegged rate) terhadap emas. IMF yang secara resmi berdiri tanggal 27 Desember 1945 setelah 29 negara menanda tangani Articles of Agreement, memiliki tugas utama untuk mengawasi agar negara-negara penanda tangan tersebut mematuhi apa yang telah disepakatinya.

Ironinya adalah Amerika Serikat yang menjadi promotor Bretton Woods dan juga IMF, ternyata juga menjadi negara pertama yang secara diam-diam melanggar kesepakatan bersama tersebut. Bahkan kecurangan ini mulai mendapatkan protes oleh sekutu Amerikat Sendiri yaitu Generale De Gaulle dari Perancis yang pada tahun 1968 menyebut kesewenang-wenangan Amerika sebagai mengambil hak istimewa yang berlebihan (exorbitant privilege).

Yang menarik adalah, dari keingkaran Amerika Serikat ini seharusnya masyarakat dunia sudah menyadari bahwa IMF telah gagal menjalankan fungsinya untuk mengawasi para anggota. Kegagalan IMF menjalankan fungsi utama ini-pun seharusnya otomatis membuat IMF bubar karena tidak ada lagi alasan untuk menjustifikasi keberadaannya.

Kegagalan demi kegagalan terus berlanjut. Bahkan IMF kemudian ditunggangi oleh am erika serikat untuk melakukan penjajahan ekonomi terhadap Negara-negara dunia ketiga, salah satunya Indonesia. Indonesia telah kehilangan kedaulatan ekonominya sejak krisis moneter tahun 1998.  sejak itu IMF mendikte tulang punggung perekonomian Indonesia yaitu Bank Indonesia

Pengaruh IMF terhadap kebijakan-kebijakan Bank Indonesia memiliki dampak yang sangat luas terhadap Perbankan Indonesia karena seluruh perbankan di Indonesia dikendalikan oleh Bank Indonesia. Dampak lebih jauh lagi karena perbankan juga menjadi tulang punggung perekonomian, maka perekonomian Indonesiapun tidak bisa lepas dari pengaruh kendali IMF. Bukti yang menunjukkan lepasnya kedaulatan ekononomi itu dari pemimpin negeri ini dapat dilihat dari kebijakan berikut:

Pemerintah harus membuat perubahan Undang-Undang yang mencabut batasan kepemilikan asing pada bank-bank yang sudah go public. Inipun sudah dilaksanakan, maka ramai-ramailah pihak asing menguasai perbankan di Indonesia satu demi satu sampai sekarang.

Pemerintah harus menambah saham yang dilepas ke publik dari Badan Usaha Milik Negara, minimal hal ini harus dilakukan untuk perusahaan yang bergerak di telekomunikasi domestik maupun internasional. Diawali kesepakatan dengan IMF inilah dalam waktu yang kurang dari lima tahun akhirnya kita benar-benar kehilangan perusahaan telekomunikasi kita yang sangat vital yaitu Indosat.

Hal-hal tersebut diatas, baru sebagian dari 50 butir kesepakatan pemerintah Indonesia dengan IMF. Namun dari contoh-contoh ini, dengan gamblang kita bisa membaca begitu kentalnya kepentingan korporasi asing besar, pemerintah asing dan institusi asing (yang oleh John Perkins disebut sebagai korporatokrasi yang mendiktekan kepentingan mereka ketika kita dalam posisi yang sangat lemah, yang diawali oleh kehancuran atau penghancuran nilai mata uang Rupiah kita.

Kita memang merdeka secara fisik. Masih mampu mengakses segala keinginan-keinginan kita. Tetepi dibalik itu kita telah dijajah habis-habisan secara ekonomi oleh IMF yang notabene merupakan lembaga sosial ekonomi PBB. Haruskah kita angkat kaki dari PBB? Silahkan teman-teman menjawabnya sendiri.

 

Entry filed under: Rembesan isi kepalaku. Tags: .

Cara Mudah Untuk membuat BOT II next zombie patalogi

2 Comments Add your own

  • 1. qbush  |  October 4, 2007 at 11:33 am

    sudah menjadi rahasia umum bahwa PBB berada dibawah kendali Amerika serikat. namun, ini bukanlah kesalahan PBB secara mutlak. rezim orde baru dengan kapitalisme semu-nya mengakibatkan kita tidak mempunyai bargaining position yang kuat dalam politik internasional.
    kita harus mengakui bahwa kita saat ini berada dalam kondisi yang dilematis. keluarnya kita dari PBB, justru akan semakin membuat posisi kita dimata dunia terpojok.
    tetapi, kalau kita dapat mengupayakan konsolidasi dengan negara-negara yang mempunyai kepentingan yang sama dengan kita, dan kita dapat memainkan peran yang lebih signifikan dan membuat balance of power untuk menandingi Amerika dalam pengaruhnya di dunia maupun di PBB, saya rasa itu akan lebih efektif dan membuat bargain position kita lebih tinggi dari sebelumnya.
    karena siapapun yang menjadi negara adikuasa, entah itu Amerika, Rusia, bahkan cina sekalipun, kalau bangsa ini tidak bisa berdikari dalam bidang ekonomi maupun politik, maka keadaan bangsa ini akan sama saja. karena PBB adalah organisasi oportunis yang selalu dapat dikendalikan oleh negara-negara adikuasa…

    salam pembebasan…
    @ dari saya yang fakir ilmu

    Reply
  • 2. giezkaluvorsky  |  October 5, 2007 at 8:46 pm

    wew..
    makasih sudah memberi tanggapan..
    benar apa yang Qbush katakan..
    kita tidak mempunya kekuatan entah itu politik, ekonomi, apalagi budaya.. tak ada nilai tawar yang dapat di jadikan tameng..

    upaya konsolidasi memang merupakan salah satu jalan untuk merubah tatanan sosial politik bangsa, sayangnya pemerintah memilih berkonsolidasi dengan mereka yang bertujuan menguasai kita. bukannya berkonsolidasi dengan negara-negara oposan yang melawan dengan landasan yang independen semisal negara Iran atau Korea selatan..

    salam cinta dari tanah air pelacuran..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


giez twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Categories

arsip

identify

Feeds


%d bloggers like this: